Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Januari 2013

apt-fast > mempercepat apt-get

pernah merasakan ketika ingin update atau upgrade atau install melalui apt-get tetapi download terasa begitu lamban?
apt-fast adalah jawabannya.
apt-fast adalah script yang dapat "meningkatkan kecepatan download dari APT" dengan menggunakan perintah dari download accelerator (pada kasus saya menggunakan axel) dengan multi-koneksi/package.

dengan kata lain, download packagenya tidak 1-1 tetapi menggunakan axel sehingga dapat memakai multiple connection.

cara install
1. melalui ppa
    di terminal ketik :

sudo add-apt-repository ppa:apt-fast/stable
sudo apt-get update
sudo apt-get install apt-fast
 
ketika menginstall apt-fast melalui ppa, maka akan ditanya akan menggunakan aptitude atau apt-get, download managernya akan menggunakan apa (axel atau aria2c. kalau developernya menyarankan aria2c karena mendukung resume) ? jikalau nanti ingin mengganti opsi dari apt-fast, pakai perintah dibawah ini :

sudo dpkg-reconfigure apt-fast
 
2. Manual.
  •      pertama-tama install axel

      sudo apt-get install axel

  • setelah itu script apt-fast dapat di download dari sini. lalu, tempatkan script tersebut ke /usr/bin, rename menjadi apt-fast (tanpa ekstensi .sh)

     sudo mv apt-fast.sh apt-fast

  • lalu ganti permission apt-fast tadi

      sudo chmod +x apt-fast

Cara menggunakan apt-fast
caranya sama saja seperti memakai apt-get.
contoh :  apt-get install xxx menjadi apt-fast install xxx
               apt-get update menjadi apt-fast update

ketika download berhenti untuk beberapa alasan, maka harus dilakukan apt-fast clean.

untuk merubah konfigurasi dari axelnya :

 sudo nano /etc/axelrc


  • cari baris, hapus comment dan edit parameter dari file config
    #connections = 4
     menjadi
     num_connections = 8
   kalau memakai 2 interface untuk internet (multiple connection)
   # interfaces = 
     menjadi
    interfaces = eth0 (interface internet 1)
    interfaces = eth1 (interface internet 2)
   atau dapat juga memakai alamat ip dari koneksi internet kita
   # interfaces = 
     menjadi
    interfaces = 192.168.1.10 (ip koneksi internet 1)
    interfaces = 10.12.12.15  (ip koneksi internet 2)
  • Close and Save
     CTRL+X, then Y

btw, semua tergantung dari cepat atau tidaknya koneksi yang kita pakai. tetapi cukup lumayan untuk dicoba. :D
sumber

 

Senin, 30 Juli 2012

ukuran kertas

hari ini saya belajar sesuatu yang dapat dikatakan sederhana. kenapa? karena ternyata ukuran kertas yang acap kali disebut dengan folio (f4) ternyata sama dengan american foolscap. hehehehehe

ceritanya ketika saya hendak ngeprint dengan ukuran folio di ubuntu, setting printernya ternyata tidak ada ukuran folio atau f4. lalu saya mencoba googling ternyata ada cara yakni dengan mengedit .ppd pada /usr/share/ppd/.... akan tetapi karena printer saya epson yang memakai driver cups, maka tidaklah ditemukan file ppd tersebut.

lalu saya googling lagi, di salah satu blog disebutkan bahwa american foolscap sama dengan folio. karena penasaran akhirnya saya mencari lagi di google dengan kata kunci american foolscap size ketemu sama om wikipedia deh.. kalau tidak percaya silahkan klik disini. no jebmen..

dulu sudah pernah nemu solusi ini sih... tapi lupa. karena saya seringnya kalo ngeprint pake A4 hehehehehehe...

intinya ... bila mau ngeprint ukuran folio, di option paper size silahkan cari american foolscap. tidak perlu otak-atik margin apalagi file .ppdnya..

sekian

Minggu, 26 Februari 2012

mengganti nama network interface

saya pernah mengalami nama network interface pada komputer saya tidak sesuai. lalu setelah bertanya pada mbah google dapat jawaban

Edit the rule script:

#nano /etc /udev/rules.d/70-persistent-net.rules

silahkan edit nama interfacenya di situ.

Extundelete

pada suatu ketika, saya melakukan kesalahan fatal, file-file dalam /home saya hilang semua. sempat bingung juga sampai ngewall di fesbuk.. searching di internet ternyata merujuk ke extundelete.

meskipun sudah ada petunjuk ke extundelete saya masih mencari solusi lain.. soalnya saya kira extundelete harus dicompile dulu. dan ternyata di ubuntu 11.10 (oneiric) ada paketnya.

dengan perintah sudo apt-get install extundelete terinstallah extundelete. lalu dengan memakai perintah sudo extundelete /dev/sda2 --restore-all --output-dir /media/backup lumayan menyelesaikan masalah.. meski tidak semua dapat terecovery tapi sudah sebagian besar. dan saya sangat bersyukur.

bila anda mengalami hal yang sama, yang harus dilakukan
1. jangan panik
2. jangan memakai partisi yang filenya hilang tersebut, karena akan merusak hasil output. lebih baik bila akan merecovery pakai live usb saja dan untuk output directorynya pakai partisi lain.
3. berdoa semoga dapat direcovery
4. menunggu sambil bikin kopi juga bisa.
5. yang jelas lebih hati2 dengan data anda. hehehehehe

sekian
terima kasih

Blogger Tricks